Ayah Qia & Hafizh

Minggu, 30 September 2012





ANGANKU

ANGANKU MENEBAR PESONA
MENGEJAR MIMPI-MIMPI INDAH
NAN KIAN MENJAUH

MENEPI DARI HIDUPKU

BERLARI, MENARI-NARI DI ATAS AWAN MENJEMPUT PAGI DENGAN LANGKAH PASTI MERAYU SANGKAKALA DENGAN WAJAH BERSERI-SERI TIADA LETIH KAKI INI MELANGKAH MENAPAKI BAYANG-BAYANG KEHIDUPAN MERAPAT MENEMBUS LORONG WAKTU YANG MENGHARU BIRUKAN KEHIDUPAN

Jumat, 28 September 2012

GORESAN HATI

GELAPNYA MALAM BERTABUR CAHYA KEMILAU TEMANI TIDURKU,MELEPAS JIWA SEJENAK SANDARKAN SEGALA BEBAN BIASKAN MIMPI-MIMPI NAN INDAH BISIKAN ANGIN MALAM MENDESAH-DESAH MENYAYAT HATI MERASUKI RELUNG JIWA YANG KOSONG TERBUAI AKU,HANYUT DALAM GELAPNYA MALAM KEMANA HATI INI HARUS BERSANDAR MEMBAWA GORESAN LUKA YANG DALAM SENDIRI MENATAP LANGIT YANG PENUH MISTERI MENCOBA MENGOBATI LUKA YANG KIAN MERANA DI HATI

Minggu, 25 Maret 2012

Suatu Perjalanan Kehidupan

Kumulai bait ini dengan lamunan
Mengenang hari-hari kemarin
Mengira hari-hari berikutnya
Mensyukuri akan hadirnya hari ini

Riuh,.....
Kuhembuskan nafas yang teramat dalam
Seakan ini adalah nafas terakhirku
saat aku akan meraih sebuah keabadian

Tak ada yang abadi di dunia
Yang abadi hanyalah ketidakabadian
Waktu seakan tak mau sejenak beristirahat
Hanya ada aku yang masih terdiam dalam lamunan, disini

Terang dan gelap
Suka dan Duka
Manis dan pahit
Semuanya datang dan pergi silih berganti

Mengapa tak selamanya kurasakan bahagia
Mengapa tak selamanya kurasakan hangat
Mengapa tak selamanya kurasakan sehat
dan Mengapa CINTA tak selamanya kurasakan

Hidup seperti roda
Kadang di atas, kadang di bawah
Namun, seberapa lama roda itu di atas atau dibawah
Tergantung dari sang empu yang menggerakan

Berlarilah meraih impian itu dengan sekuat tenaga
Tertawalah dengan sepenuh rasa selagi kau sempat
Karena akan tiba waktunya untuk jiwamu
Untuk beristirahat dalam keabadian