Ayah Qia & Hafizh

Rabu, 14 September 2011

Untuk Anakku tercinta

Ketika mulut tak kuasa bersuara
Ketika lisan tak kuasa berucap kata
Ketika mata tak mampu terbuka
Ketika tangan tak mampu melepas  

Tetesan air mata yang bicara
Diamnya diri yang menjadi saksi
Gemetarnya hati ikut menjadi saksi
Ketundukan hati ikut berberat hati

Yeah ….
Untaian kata mutiara melalui puisi
Menjadi suatu yang sangat berarti
Untuk mengungkapkan isi hati

Yaa Allah…
Saat-saat perpisahan harus terjadi
Suatu yang tidak mungkin akan dipungkiri
Iringan doa akan selalu menyertai

Anak-anakku
Kurelakan kau pergi
Tuk menatap hari-hari yang penuh arti
Pada  jenjang pendidikan yang lebih tinggi

Anak-anakku  
Ucapan terimakasih telah teruntai
Menjawab setiap perjuanganmu setiap hari
Dalam meniti jalan hidup yang suci

Anak-anakku
Harapan besar tetap terpatri dalam hati
Kami ingin engkau mampu mengukir prestasi
Sebagai persembahan kepada ibu guru dan orang tua


Yang telah tulus suci mendampingi
Mengantarkan cita-citamu yang tinggi
Semoga Allah robbul izzatie
Senantiasa meridhoi setiap jalan suci ini

Amin….Amin….Amin….Ya robbal ‘alamin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar